My Diary-Di luar kendali 

kontrol untuk semua orang itu penting, bahkan dengan kata kontrol sendiri adalah penyebab mengapa spesies manusia dapat bertahan dan menjadi spesies pendominasi planet ini.  Hingga akhirnya termasuk salah satu faktor penghancur bumi. 

kata Controlling harus didefinisikan menurut sudut pandang yang luas bila manusia sudah mulai sombong, merasa menjadi pemimpin, merasa peraturan sudah komplit dan struktur pengorganisir sudah sempurna, bahkan agama pun rasanya sangat sulit untuk dikatakan sempurna dalam kata ini  “Controlling” .

bagaimana tidak, aku mengatakan sesungguhnya dunia ini kompleks tidak hanya mengandalkan orang pertama, orang kedua bahkan orang ketiga. Saking kompleks nya hidup ini sangat wajar bila sebuah air yang suci dialirkan akan menjadi sangat Kotor saat sampai di Hilir. Dan, saat di perhitungkan kuantitasnya maka berapakah Busuk nya   muara itu. 

masih terhubung dengan postingan yang Ini, yang mana saat aku mengetiknya Mode: Sosial ku terlalu aktif menjadi anak manja. salah satu kalimat aku kutip darinya.. 

namun, ketika merasa terpuruk ada satu jalan keluar yang mungkin dapat menjadi alasan kenapa hidup itu  kompleks. yaitu,cari sisi lain

nah, dari sana terceminkan 100% apa itu kemanusiaan dan apa itu realita. tak mudah mengatakan nya namun artinya tidak lain hanya seperti memahami sebuah Ruang yang memiliki Sisi tak terbatas dengan luas yang sangat luas saling menutupi sisi lain, maka setinggi apa pun, sekokoh apa pun dan sebesar apa pun keyakinan untuk mu berdiri. yang hanya bisa dikuasai paling banyak hanyalah sisi untuk kamu pijak dan apa yang ada di bawahnya.  padahal dengan aman nya sebuah pijakan ada berapa komposisi lain yang merasakan dampak nya karna membantu supaya bisa seimbang di sisi tersebut. ibarat berdiri di atas Es dan setiap lapisan ditandai nomornya sendiri-sendiri. kau berpijak di sisi pertama, dengan perhitungan yang kuat dan dapat berasumsi bahwa lapisan ketiga adalah lapisan yang memiliki keretakan terkecil ketika kau berdiri, tapi sangat disayangkan, bahwa realita nya jauh di luar jangkauan semuanya. ada faktor lain yang harus di perhatikan selain tekanan. bahwa saat kau sadar, kau bukan hanya perlu BERDIRI tapi kau juga perlu BERPINDAH. dan Faktor getaran pun harus diasumsikan lagi. 

mengasumsi adalah salah satu komponen dari Planning yang mana tak ada satu pun Planning yang mencakup segala kegiatan sedeteil hingga dapat mengontrol gerakan hingga per 000, 1 detik. Planning terbodoh itu namanya.  namun itu lah controling. 

tp syukurlah itu dapat diminimalisir dalam sebuah sistem IT yang kompleks namun terorganisir yang menuntut segalanya harus berjalan tanpa ada celah sedikit pun. namun, sekali-kali pun tk ada yang sempurna.  

Realita dalam Diary ku adalah sebuah Catatan Ter Kompleks yang pernah aku pikirkan. 

untuk membuat tampilan ini menarik dan agak kurang ajar namun ada segi kaitannya dan akan sedikit memberi jalan untuk anda memahami nya. ada sebuah kutipan dari masa lalu hidup saya yang mungkin akan menjadi penerangnya  dan apakah ini juga pernah anda alami? 

Cinta-Suci-murni-emas-Kuning-…-Busuk

Ttd

Rahman

Today- Pagi hari di hari liburan (part 2)

Tak banyak tentang apa yang bisa tersampaikan pada hari ini, mungkin aku cuma akan mengutip sebagian kecil dan itu adalah yang paling berharga untuk disampaikan. 
aku tak tak tau seberapa kecil ini namun yang pasti adalah aku sulit untuk membuatnya terasa berharga seperti yang aku rasakan saat disamapikan di sini. 

ketika liburan ini aku sudah merasa lelah juga, entah wabah bosan dan pusing itu hinggap karna vaksin nya udah tumbuh atau malah semakin parah karna dia bermutasi dengan rasa iri. i don’t know. 

Merasa semua yang dilakukan tak berkualitas maka produktivas pun semakin merendah, itu yg mungkin akan terjadi. Bahkan jujur,  aku sekarang sedang mengalaminya.  

namun, ketika merasa terpuruk ada satu jalan keluar yang mungkin dapat menjadi alasan kenapa hidup itu  kompleks. yaitu, cari sisi lain

Today – pagi hari pertama liburan “Part 1- di rumah” 

Pagi hari,  aktivitas pertama yang dilakukan bukan lah mandi melainkan langsung menghidupkan TV. Aku benci liburan tapi aku lebih benci JamKos.  

Iya,  seharusnya itu yang ku bilang dari kemarin setelah ku sadar.  Menerima apa yang orang berikan,  menangkap apa yang orang sampaikan itu lebih seru dibanding mengawang-ngawang dalam imajinasi yang bila beruntung kau hanya bisa mengingatnya selama 3 menit.  Terus kau kan berkata “apa yang barusan ku pikirkan? ” . 

Hoaaam,  aku paling pertama mandi tp syukur lah ini kemajuan pertama.  Namun, kusadar kakek ku udah lama terbangun dan pergi bekerja -_- . Aku kalah cepat.  

Di depan tepat nya pada teras yang difungsikan sebagai penerimaan tamu berduit alias dijadikan Warung.  Banyak aku bisa berinteraksi dengan orang di sana,  kebanyakan sih secara tidak langsung.  Enggak seperti dulu, sekarang ku agak jaim dengan muka yang ku sadar sama sekali tak pantas.  

Muka jelek ngapain jaim,  muka pas pas ngapain sok dramatis,  fisik buruk ngapain sok berharga.  Ups,  siapa sih yang kujadikan inspirasi buat paragraf ini?? 
Haha,  beralih dulu.  

Aku punya kabar menarik yang mana bila kamu yang merasa bahwa liburan di rumah itu membosankan,  panas,  pengen tidur,  bikin pusing.  Itu karna kamu belum mandi.  Ayolah sadar dulu,  banyak tidur di pagi hari bukan berarti kebiasaan begadang kamu bakal terbayar.  Dan juga,  niat ngelanjutin mimpi kamu juga gak bakal se seru saat kenyataan yang hanya punya satu kesempatan. Yuk,  dengan banyak nya hal yang perlu kita lihat di holiday ini. 

Seperti yang baru aja ku alami membuat ku malas untuk kembali tidur, pasalnya setiap kali bila aku melihat seseorang yang berbelanja itu makan seperti Sus Scrofa domesticus saat disuguhkan aku menjadi tak menghiraukan kebosanan ku, bagai seorang yang melihat karakter anime walau bajunya sama aja modelnya tp tetep aja di pandengin.  

Selanjutnya,  ketika seorang anak membeli kotak-kado.. Ya aku sering nyebut nya semacam itu, sebuah produk yang seperti kado gitu yang isinya aksesoris-aksesoris.  But, semua menjadi lebih menarik ketika aku mengatakan..

“Eh iya, itu harganya lima ratus ambil dua gih. Kan pas ya. . Hehe” 
Terhadapnya . Dan paman yg dibelakangnya pun menyetujuinya . 

Dari kotak yang pertama dia mendapat gelang dan dikotak kedua yang mana bila tak aku katakan seperti tadi karna ku ingin dapat keuntungan 😁aku ga bakal dapat kejadian yg seru pagi ini . Di mendapatkan kalung benang rajut dengan mata kalungnya Ruby.  -_- 

Canda aja akunya mah.  Tp iya,  aku tertarik sama mata kalungnya itu karna Berbentuk huruf  “Y” . .oooh shitt.
Aku ingin membelinya…  
“Maaaa,  aku ngutang ya..  😘😘, ntar gajian aku bayar sama bunganya juga ya -_-” 

-plakkk 
                                                Ttd

                                           Rahman 😀

Come Back – WordPress 

Wadawwww,  hampir satu bulan..  

Ga kerasa banget ya,  setelah postingan buat promote yang di bawah ini di posting.  Chiaaah, akhirnya bisa berpikir lega dan lagi lagi siap berpikir keras untuk mengetik.  
Sekarang kurang lihai dan dulu juga sih,  bahkan sekarang keandalannya sudah menurun bila hanya menyelesaikan via Rajin.  Seharusnya, lebih rapi,  tidak kompleks mengbingungkan,  dan yang pasti menarik.  
Yah bila saja yang diposting paragraf tidak tersusun rapi kaya postingan ini,  ya saya berani jamin,  orang udah minggat sehabis baca paragraf pertama-kedua. Atau lebih -lebih baca kalimat ini.  
Weeeyy,  saya ngawur nih.  Mungkin saya lagi bingung, dan ini disebabkan oleh rasa penasaran dan pemikiran berat yang tiba-tiba muncul.. arrrgggg ngomong apa sihh!!! 

Ini iri atau apa ya,  huuuhh,  btw ini mungkin juga pemikiran yang kompleks.  
Soalnya blog si Aditya udah canggih.  
Yaaa gimana enggak nih dalam postingannya yang bertajuk Do’a Yabes (klik disini) di udah bisa sisipin video youtube ke artikel diaaa..  Aaaaaaaaaaaa….  
Aku belum bisaaaaa……A. Aaaaaa 😵😵😵😵😵

#Adit_Mastah

My Diary – Jangan Prioritaskan aku

“Bukan aku tak mau ikut andil dan tak berpartisipasi atas apa yg kalian persiapkan untukku,  tp untuk kali ini .  Jangan prioritaskan aku..”
Koment : ”emang siapa sih dia,  siapa yg mau prioritaskan dia.  Cuman terpaksa kok” 

Koment : “cih,  baru di suruh kaya gini aja ge er minta ampun.. ”

Koment : “haha,  prioritas kan..  Mau jd in pembantu aja kalee” .

Koment : ” iih wajar aja sih,  tp kurang suka juga dengan dibilang prioritaskan.  Keseringan di prioritaskan aja kali nih ya..  Haha

“Aku tak mau diprioritaskan,  hanyalah karna satu sebab.. Aku ingin merasakan bagaimana menjadi orang dikesampingkan.  BUKAN BERARTI AKU TAK PERNAH DIKESAMPINGKAN. Bermacam orang dengan berbagai macam latar belakang yg pernah ikut andil dalam cerita ku selalu kuharapkan mampu menjadi sarang posesif ku.  Namun aku sadar itu membuat mereka menjauh dan mengesampingkan aku.  Rasa ingin diakui bahwa aku ada dan berguna hanyalah bualan semata, tak ada yg namanya lebih dari keegoisan itu pun pada ku.  

Aku benci dengan ke posesifan ini,  aku tak pernah bisa belajar dari apa yg mereka siratkan. Mereka yg tak mengatakan adalah berteriak menolak untuk ku pahami,  namun pikiran yang bodoh ini tak terlalu bodoh untuk memahaminya.  

Maka dari itu,  untuk sekarang.  Dengan segala yg aku usahakan dengan segala ala yang aku perjuangkan untuk mendapat tatapan kalian mengakui bahwa aku ada hanya untuk beberapa detik saja,  Hilangkan dari pikiran kalian.  Anggap aku tidak ada,  kesampingkan semua tentang apa yg pernah aku lakukan,  anggap itu sia-sia itu menolongku untuk berubah.  Hanya untuk memberitahu aku bahagia menjadi seseorang yg bukan diriku selama ini,  ijinkan aku dan bantulah aku untuk menghilangkan kebiasaan itu.  Abaikan lah aku untuk kali ini.  
Hingga hati kecil ini sadar,  bahwa nilai dari kehidupan sudah terpaku pada “SIAPA DIRIKU”.
RAHMAN.  

29/4/2017

Melihat Pecandu – Today

Melihat Pecandu sedang bergurau bagai memakan bubur rumah sakit,  Hambar. 

Melihat pecandu disaat mereka marah,  bagai Tornodo.  Merusak tanpa memberi manfaat.  
Bodoh!  
Sekali lagi Bodoh! 

Dan itu terjangkit pada keluarga mu sendiri,  melihat mereka jatuh bagai tak percaya.  Ada Gen putus asa berada dalam tubuh ku.  Yang sejadinya suatu saat bisa saja aktif dan menimpa diriku.  

Putus asa,  sepertinya memang sering menghampiri tapi tidak untuk merusak diriku terlalu dalam karna aku seorang Paranoid.  

Ini labilitas yg mengerikan namun punya simbiosis yg kompleks.  Aku sering putus asa dan sering juga tak dapat menguasai diri,  membenturkan kepala adalah batas terakhir yg dapat ku jangkau.  

Aku bisa tidur setelah itu dengan damai dan mimpi lebih nyata,  tp. Tetap menyakitkan.  
Seandainya,  aku tak merasa cukup tersakiti dan terobati dengan hal itu apakah sudah pastinya aku sekarang sudah meneguk butiran Persetan itu?  

I don’t know.  

Tak ada sejarah yang dapat diulang,  yang ada hanya Esok dan sekarang.  

Membentur kan kepala ke tembok adalah cara ku yg kudapat kan dari inspirasi dari dunia psikologi. Bahwa semua control dan server berada diotak.  Aku berkata mampukah Psikologi melawan kimia-biologi secara seimbang.  Jawabannya,  tak kudapatkan.  

Aku kacau pada saat penilaian ku saat aku sedang putus asa, cuma ada keinginan untuk merubah dan merubah semuanya dalam detik yang cepat. Tak perlu momentum tak perlu usaha yang perlu second dalam persamaan yg lama.  

Dan aku Paranoid,  itu adalah penetral yg cukup mengganggu.  Tak bisa membuat ku tidur.  Satu psikoterapi paling alami tak ada banding untuk ku lari dari keraguan,  melawan api dengan api.  Ragu ku lawan dengan cemas, maka aku tak jadi untuk memilih.  
Kini sudah terlihat,  dari mana sebuah Gen dapat di mutasi melalui psikologis.  Tp ingat.  Sifat induk selalu ada, itu hukum.  


Melihat Pecandu,  adalah hal yang lucu.  Dan melihat pecandu itu adalah keluargamu adalah informasi yang mengerikan.  Bagai media yg memberikan informasi skandal mu,  membuat mu bingung.  

Melihat Pecandu,  jauhi,  tertawai dalam kegetiran membayangkan bahwa kau adalah dia dan menggelengkan kepala setelah sadar bahwa kau cuma berkhayal. 

Itu menyenangkan,  apalagi bila Pecandu itu adalah orang yg tak kau sangka kan.  Dan memiliki ikatan batin dan juga fisik padamu . Jadi,  dia dan dirimu bagai kan satu kesatuan yang cuman berbeda generasi . Dan kau adalah keturunannya.  
Kau akan menertawakan sekaligus bingung,  sekaligus takut dan sekaligus pula kau bersedih untuk sementara.  Bahwa kau harus tau itu bukan dirimu. 
Rahman. 

Today- Bangun Pagi hingga Siang yg Mengerikan

Ketik mengketik,  ku gelitik perut keypad qwerty bunya tik tik.. 

Hoaaammm,  (kebiasaan ku nih..)  

Pengantuk ini sejak kapan ada sih?  Emmm Beberapa hari ini,  mulai ku coba buat tidur pada saat jam 9 malam tepat,  bila ada jadwal siaran malam,  maka jam 10 baru tidurnya.  Untuk tidurnya ga susah-susah,aku bukan tipe orang susah tidur. Ini aku dapat dari Gen ayah ku . 

Namun, bukan berarti aku Paranoid. Aku sering ketakutan hingga gelisah yg menyakitkan di rohanian ini, biasanya aku takut dengan yang namanya “Penasaran” dan “Ancaman” . 

This is a reason about, why a person can generate paranoid.  

Bingo!  

Tinggal kan penyaikt Psikologi yg terlalu awam dan familiar hingga tak terlalu dipedulikan sekarang ini,  tapi tidak untuk yg tingkat parah ya.  

.

Untuk malam tadi,  aku tidur lelap pada jam yg salah. Karna aku sempatkan untuk ber tamu dan ber tegur sapa di Warung Internet.  Ya bertegur sapa pada komputer.  

Hingga imbas nya tak ada yg namanya Segar di pagi hari.  Kecuali setelah mandi.  

Yah,  semacam hari dimana Spesies Manusia dengan umur 7-18 tahun pada pagi hari.  Menyempatkan diri untuk Ber Migrasi dari Ekosistem Keluarga menjadi Ekosistem Sekolah.  Untuk ini aku secara mandiri.  Jd bukan bermigrasi,  seperti Wildebest biru yg migrasi nya berulang di Afrika Utara . Mereka banyak,  dan seperti yg kita tau. Seiring berjalan nya waktu dan berkembang nya teknologi transportasi dan komunikasi yg hadir di spesies Human,Sangat jarang adanya pulang dan berangkat sekolah bareng lebih dari 20 orang. 
—–

Kenapa disebutkan Pulang dulu baru berangkat.  Karna secara mekanisme sosial yg sering menjadi realita pada sekarang ini,  kita lebih cenderung memulai segalanya di tengah,  bukan pada kesan pertama.  Memulai hal yg lebih intim dan mendalam.  Ini bisa kita buktikan dengan mempertanyakan,  hubungan anda dengan sahabat anda.  Apakah anda lebih sering mengingat Awal anda bertemu atau pada saat anda melakukan kebersamaan?  

This question is easy.  
–Next . 
Aktivitas sekolah,  dari awal pelajaran yg diawali dengan mata pelajaran yg aku tak mau mengatakan itu adalah MaPel Lintas Minat melainkan mata pelajaran Wajib.  Alright!  😉. Dengan diakhiri dengan pelajaran Peminatan Matematika Peminatan 😄. 
Saat nya mengintip aktivitas ku sekarang,  yg sengaja saja aku abadikan di sini.  
Yihaaa,  aku berlayar di atas Sofa.  Yg mana bila aku ingat ingat ini adalah sofa yg mana dulu mantan ku pernah menduduki nya juga bersebelahan dengan ku,  menyuapi ku dengan kue ulang tahun berwarna Coklat itu.  
Dan sekarang,  aku dan kamu tau.  Jawaban dari pertanyaan ibu dan ayah serta kakek ku. Kenapa aku tak mau tidur selain di sofa ini.  

Oh baiklah,  kadang aku lupa dengan judul.  
Ini adalah siang yg mengerikan.  Aku mencintai sofa ku walau pembelian dari hasil kerja orang tuaku.  Aku menyayangi sofa ini walau cuma untuk mendarat nya sebuah organ tubuh penunjang Pinggang hingga kepala.  Tp,  kita tak tahu seorang yg sentimental adalah anonim dari seorang Psycho. 
Oleh karna itulah,  mengapa kebersamaan Aku dan sofa ini adalah hal yg terindah pada saat aku di rumah .  Namun,  mengapa siang itu mengerikan.  
Karna semua orang tau,  tak ada yg mau menaruh Sofa di dapur atau di kamar tidur mu yg mana Ranjang adalah sesosok tokoh yg sinis. Dan Pintu adalah sebuah Gerbang bagi Mata dan Cahaya itu menyerang kami.  

Alright!  😄 

Thanks udah baca and see you

JATUH CINTA – KETERTARIKAN YANG MERUGIKAN 

STIGMA BODOH yang dinamakan “Jatuh Cinta” adalah pembodohan massal yg mengerikan,  ini adalah hasil Reproduksi dari Coklogi dan Dramatisir.  

Kebenaran yg sebenarnya adalah bila kau Tertarik pada seseorang entah Tingkahnya atau Fisiknya adalah hasil alamiah terhadap Makhluk hidup . Dan pastinya bukan itu jatuh Cinta yg diartikan tadi.  Tapi,  Stigma bodoh itu ada pada pembayangan yang ada pada saat memikirkan.  

“Bagaimana bila ku dengannya? ” 

(Berfoto bersamanya)  

(Bersamanya)  

Itu…  Itulah yg orang katakan Jatuh/Gugur Cinta.  Keinginan Biologis rumit itu di katakan secara simple dengan judul “Jatuh Cinta” . 

Kenapa merugikan?  

Jangan arahkan pada diri mu yg membaca ini,  ini adalah hasil gejala Bipolar Pengarang.  Pemosting ini Post.  

Merugikan waktu,  Merugikan Energi,  san menyiksa diri sendiri dengan Delusi bahwa hal itu bisa terjadi.  Bersamanya.  


Tapi apakah bisa di Netralkan.. ? 

Bisa,  Terimalah Realita. 

TULISAN SEORANG REMAJA – BERPERILAKU SEPERTI BOCAH

Kebanggaan sebagai seorang remaja dapat dianggap “ada” pada lingkungan,  entah dimana lingkungan itu.  Bahkan saat aku mengatakan nya aku ragu.  Setidaknya semua juga Kebanggaannya demikian.  

Barangkali aku mengatakannya mungkin karna aku remaja dan aku merasakannya atau karna Semua yg kulihat pada teman sebaya ku adalah hal demikian dan sebagai penganut Asas buatan manusia sebagai cara keadilan yg lahir dari sedikit Hukum Rimba “Demokrasi” . Adalah faktor aku mengatakannya.  

Ini terkenal pada sosialisasi Narkoba.  

.

Jauh dari hal nya itu,  dalam keinginan ini adalah membuat hidup seperti tanpa jeruji dan bersahabat pada dunia,  bukan berteriak dan memecahkan kaca yg mengurungmu dan kau tau itu akan melukaimu.  Jiwamu.  

Seandainya Angin bertiup menerbangkan layangan ku aku tak kan tau Angin itu akan bertemu lagi dengan ku apalagi sejenak mengatakan “Hai bagaimana keadaanmu? ” yg aku bisa hanyalah Ketika aku menerbangkan Layangan adik ku aku bisa mengatakan bahwa “Hai kau membantuku lagi ” atau yg menyedihkan “Kakak mu pernah melakukan ini,  dimana dia, sekarang? ”

.

Pernah terpikir itu pernah terjadi pada diri seorang remaja?  

.

Katakan lah “ya”  , cobalah berpikir.  

Kita tak pernah berlaku hal yg sama untuk kedua kalinya.  

Tak ada Berlaku sebagai Bocah karna “Hidup ini Mutlak ‘Relatif’ . Yaitu tak ada yang pasti”. Mutlak Relatif/ Benar-benar Relatif.  

Bocah pun tak pernah melakukan apa yg bayi lakukan,  Kakek buyut yang pikun dan lupa caranya Berbicara pun tak pernah melakukan apa yg namanya Bayi lakukan. 

Ayolah ini terlalu abstrak, bukan?  Baiklah.  Buat ini jadi mudah.  

KATAKAN SAJA.  

“AKU BENCI DIKATAKAN TAK BERUBAH, YANG BERARTI PERTUMBUHANKU LAMBAT”

PENIKMAT MUSIK – REASON

“Alasan terbaik adalah alasan yang bisa dipercayai” 

Mungkin inilah kenapa postingan ini terwujud,  belakangan ini hadir dalam kehidupan ini sebuah peristiwa yg mungkin menghadirkan sebuah kebiasaan yg terlahir secara berangsur-angsur dengan usaha, latar,  dan penahapan yg urut . 

Beberapa kali aku berpikir tentang yang namanya “Obsesi sesaat” dimana orang bisa mendapat Hobi secara cepat,  Keterampilan Sesimple mengedipkan kelopak mata.  

Dan Hilang juga dengan Semudah Meludah . 

Thinking out loud dari Ed sheeran terdengar di telingaku sekarang, Sinkronasi dari Vokal dan Audio yg lebih menonjolkan Vokal,  memberikan kesan bahwa Lirik adalah Feel yg Tersurat pada pendengar.  Sejenis pada Lagu Lawas The Of the World dari Skeeter Davis,  penuh adegan Curhatan di lirik nya.  

Yang mana bila kamu menyanyikannya dan disamping mu penuh orang-orang yg ku kenal dan memahami lirik nya kamu akan dibilang “Baper” . 

Beberapa kali,  untuk Manusia ini mempelajari Genre dan berusaha mengklarifikasikannya sebagai mana bu guru biologinya menerangkan bagaimana usaha Saintis terhadap Klarifikasi Hewan berdasarkan filum.  Dapatlah ia mengelompokkanya.  Country,  Latin,  Rap, Hip-hop,  Jazz,  Klasik (yang mana induk dari beberapa Genre lain), Funk, Punk, dan pastinya Pop serta lainnya.  

Yang mana Dia jatuh Cinta pada semua Musik namun lebih cenderung bernuansa Harmoni (tak abstrak, di sini ia berbeda dengan pandangan nya terhadap seni lukis), mengarah pada Kebebasan bukan Melawan keterbatasan, membuat menghargai kehidupan,  memancing dan membuat Eargasme.  

Dan itu terdapat paling Menonjol pada Genre Latin Music.  Yang mana penulis memberikan contoh “Depacito dari Luis Fonsi ; Daddy Yankee
Dampak nta terhadap produktivitas makhluk yg memposting ini adalah dapat meningkatnya kualitas Outro to Intro dalam mekanisme penyiaran nya.  
Oke…  

This my Diary in Today.  

Rahman